Jumbotron-image

PUBLISHED

18/11/2025

BAGIKAN

Kegiatan Kuliah Umum Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik

Bandar Lampung, Rabu 29 Oktober 2025

Program Studi Ilmu komunikasi dan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Lampung menggelar kuliah umum bertema Government PR 4.0 Membangun Trust di Tengah Banjir Informasi dan Disrupsi Digital, pada [hari, tanggal], dengan menghadirkan Fachrudin Ali Ahmad, M.K.M  sebagai narasumber utama. Acara ini diikuti ratusan mahasiswa, dosen, di lingkungan FISIP Universitas Muhammadiyah Lampung

Dalam paparannya, Fachrudin Ali Ahmad menekankan bahwa era digital saat ini membuat masyarakat dibanjiri arus informasi dari berbagai platform. “Pemerintah perlu hadir dengan komunikasi yang cepat, transparan, dan humanis. Tanpa itu, kepercayaan publik akan mudah tergerus oleh hoaks dan disrupsi digital, ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa konsep Government PR 4.0 menuntut lembaga pemerintah untuk beradaptasi dengan teknologi, memanfaatkan data, dan menerapkan pendekatan komunikasi dua arah. Menurutnya, strategi komunikasi pemerintah tidak lagi cukup hanya bersifat informatif, tetapi juga harus kolaboratif serta melibatkan partisipasi publik.

Lebih lanjut, Fachrudin memaparkan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi memastikan informasi tersebut akurat, mudah dipahami, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Di era hiper-konektivitas, trust adalah mata uang terpenting. Komunikasi pemerintah harus berlandaskan integritas, kredibilitas, dan konsistensi,” tegasnya.

Kuliah umum ini juga menghadirkan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta antusias menanyakan berbagai isu mulai dari strategi counter-hoax, pemanfaatan media sosial pemerintah, hingga etika komunikasi digital di sektor publik.

Ketua panitia Immawati Asniar, M.I.Kom menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa terkait dinamika komunikasi pemerintahan modern. “Kami ingin mahasiswa memahami bahwa peran PR pemerintah sangat krusial dalam menjaga stabilitas informasi dan membangun kepercayaan publik,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, pihak kampus berharap dapat terus menghadirkan narasumber profesional untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan dunia komunikasi, khususnya di ranah pemerintahan.